Semoga kisah ini mampu menggugah ingatan kita kepada suatu hari, di saat semua hubungan kita dengan harta, anak, dan kerabat terputus.....
Hari itu, Rasul SAW dan para sahabat berangkat menuju ke medan perang di Tabuk. Di suatu malam, ketika para sahabat lain tertidur, Ibnu Mas'ud berkata, "Aku terbangun di penghujung malam. Ketika aku melihat tempat tidur Rasul SAW, aku dapati baginda tiada. Tempat tidur tersebut terasa dingin tika aku menyentuhnya. Lalu aku berganjak ke tempat tidur Abu Bakar RA dan Umar RA, keduanya juga tiada di tempat tidur.
Tiba-tiba, kilauan cahaya memancar dari sebuah khemah di penjuru khemah. Aku beranjak ke arah cahaya itu utk melihat apa yang terjadi. Ternyata sebuah kubur telah digali. Rasul SAW telah berada di dalam liang tersebut, sementara sesusuk tubuh yang terbujur kaku dan telah dikafankan tersedia utk dikuburkan. Abu Bakar RA dan Umar RA berada di sisi jenazah tersebut.
Rasul SAW bersabda kpd mereka, : "Tunjukkan kepadaku sahabat kalian berdua ini." Abu Bakar RA dan Umar RA lantas menurunkan jenazah itu.
Sejurus kemudian, air mata Rasullullah SAW bercucuran membasahi pipi baginda. Sambil menghadap arah kiblat, baginda mengangkat kedua-dua tangan dan berkata, "Ya Allah..hari ini aku bersama dia(jenazah) dalam keadaan redha. Maka redhailah dia..."
Aku bertanya, siapa jenazah itu, mereka menjawab, "Dialah Abdullah Dzu al-Jabadain. Dia baru sahaja meninggal malam tadi.."
Ibnu Mas'ud RA menambah, "Demi Allah, aku ingin andainya jenazah itu adalah aku.."
Rupanya Ibnu Mas'ud iri hati dengan doa Rasul SAW, "Ya Allah...hari ini aku bersama dia(jenazah) dalam keadaan redha. Maka redhailah dia..."
N3 bermakna...
ReplyDelete"Semoga sentiasa diberkati Allah"